Mahasiswa STIKES Sehati, dengan latar belakang pendidikan kesehatan, memiliki banyak peluang untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat dan produktif. Berikut adalah beberapa kegiatan yang cocok untuk mengisi waktu luang bagi mahasiswa STIKES Sehati:
1. Volunteering atau Pengabdian Masyarakat
- Mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan bisa menjadi cara yang bermanfaat untuk mengisi waktu luang. Mahasiswa bisa terlibat dalam program kesehatan masyarakat, seperti kampanye penyuluhan tentang pola hidup sehat, vaksinasi, atau pemeriksaan kesehatan gratis.
- Manfaat: Meningkatkan pengalaman di bidang kesehatan dan memberi kontribusi positif pada masyarakat.
2. Mengikuti Seminar atau Webinar Kesehatan
- Menghadiri seminar atau webinar yang relevan dengan bidang kesehatan adalah cara yang bagus untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan. Topik seperti tren terbaru dalam dunia kesehatan, manajemen rumah sakit, atau kesehatan mental bisa jadi pilihan.
- Manfaat: Menambah pengetahuan di luar materi kuliah, memperluas jaringan profesional, dan mempersiapkan diri untuk karir di bidang kesehatan.
3. Kegiatan Olahraga atau Fitness
- Berolahraga secara rutin sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental. Mahasiswa bisa memilih olahraga yang disukai seperti jogging, yoga, berenang, atau olahraga tim seperti futsal.
- Manfaat: Meningkatkan kebugaran tubuh, mengurangi stres, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
4. Bergabung dengan Organisasi Mahasiswa
- Bergabung dengan organisasi mahasiswa seperti HIMAHI (Himpunan Mahasiswa Kesehatan) atau organisasi lainnya di kampus bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Anda bisa terlibat dalam berbagai kegiatan kampus seperti acara sosial, seminar, atau pelatihan.
- Manfaat: Meningkatkan keterampilan kepemimpinan, membangun jejaring sosial, dan mengasah kemampuan komunikasi.
5. Baca Buku atau Artikel Kesehatan
- Membaca buku atau artikel jurnal tentang perkembangan terbaru di bidang kesehatan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang topik-topik terkini dalam dunia medis dan kesehatan.
- Manfaat: Meningkatkan pemahaman tentang isu kesehatan, penelitian terbaru, serta meningkatkan kemampuan analisis dan kritik.
6. Belajar Bahasa Asing
- Menguasai bahasa asing seperti bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya bisa menjadi nilai tambah, terutama bagi mahasiswa di bidang kesehatan yang mungkin akan bekerja dengan pasien internasional atau berencana untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
- Manfaat: Meningkatkan kemampuan berkomunikasi, membuka peluang karir internasional, dan mengembangkan kemampuan kognitif.
7. Mengikuti Kursus atau Pelatihan Keterampilan
- Mengikuti kursus atau pelatihan tambahan yang relevan dengan bidang kesehatan seperti pertolongan pertama, pelatihan gawat darurat, atau kursus bahasa medis dapat menambah keahlian praktis di luar kuliah.
- Manfaat: Meningkatkan keterampilan praktis yang berguna untuk karir di masa depan dan memperkaya portofolio.
8. Mengerjakan Proyek Kesehatan Mandiri
- Mahasiswa bisa mencoba membuat proyek kesehatan kecil-kecilan, seperti membuat blog kesehatan, membuat video edukasi tentang pola hidup sehat, atau melakukan survei kesehatan di sekitar kampus.
- Manfaat: Mengasah kreativitas, meningkatkan kemampuan komunikasi, dan memberikan dampak positif kepada orang lain.
9. Menyusun Rencana Karir atau Melakukan Magang
- Waktu luang adalah kesempatan yang baik untuk merencanakan jalur karir masa depan. Mahasiswa bisa menyusun rencana karir atau mengikuti program magang di rumah sakit, klinik, atau organisasi kesehatan lainnya.
- Manfaat: Mendapatkan pengalaman langsung, memperkuat CV, dan mempersiapkan diri untuk dunia kerja.
10. Kegiatan Seni atau Kreativitas
- Jika tertarik dengan seni atau kreativitas, mahasiswa bisa mencoba aktivitas seperti menggambar, menulis, atau bermain musik untuk meredakan stres dan mengisi waktu luang dengan aktivitas yang menyenangkan.
- Manfaat: Mengurangi stres, meningkatkan kreativitas, dan memberikan kesenangan pribadi.
11. Membangun Jaringan atau Networking
- Membangun hubungan dengan dosen, alumni, atau rekan mahasiswa lainnya bisa menjadi investasi yang sangat baik untuk karir di masa depan. Anda bisa mengikuti pertemuan profesional atau acara kampus untuk bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama di bidang kesehatan.
- Manfaat: Membuka peluang kerja atau studi lebih lanjut, serta memperluas jejaring sosial dan profesional.
12. Berkreasi dengan Memasak Hidangan Sehat
- Menggunakan waktu luang untuk belajar memasak makanan sehat bisa menjadi pilihan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Anda bisa bereksperimen dengan resep sehat dan memasak makanan bergizi untuk diri sendiri atau keluarga.
- Manfaat: Memperoleh keterampilan hidup yang bermanfaat, menjaga pola makan sehat, dan mengurangi pengeluaran untuk makan di luar.
13. Berpartisipasi dalam Lomba atau Kompetisi
- Mengikuti lomba atau kompetisi, baik yang berhubungan dengan akademik atau kegiatan kreatif seperti lomba poster, video, atau penulisan artikel kesehatan bisa menjadi cara yang menarik untuk mengisi waktu luang.
- Manfaat: Mengasah keterampilan kompetitif, meningkatkan kreativitas, dan mungkin memperoleh penghargaan atau hadiah.
14. Mendalami Mindfulness atau Meditasi
- Mahasiswa sering menghadapi stres akibat tugas kuliah atau kegiatan lain. Menghabiskan waktu untuk meditasi atau latihan mindfulness dapat membantu menjaga kesehatan mental dan emosi.
- Manfaat: Mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan meningkatkan kesejahteraan mental secara keseluruhan.
Dengan mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan ini, mahasiswa STIKES Sehati dapat meningkatkan keterampilan pribadi, memperluas pengetahuan, menjaga kesehatan, serta membangun jejaring sosial yang bermanfaat untuk karir masa depan.